10 Perawatan Burung Murai Batu Agar Cepat Gacor Dan Tidak Gampang Sakit

Murai Batu dikenal sebagai Burung yang memiliki ciri khas berekor panjang dan memiliki kicauan yang merdu, oleh karena itu banyak penggemar burung yang menyukainya dari sekian banyak pecinta burung Indonesia pastinya memiliki burung murai dirumah. Di karenakan Murai merupakan burung yang sangat populer dan paling banyak diminati oleh pecinta burung.

Namun perawatan murai tidak mudah, karena jika tidak ada perawatan murai akan mudah jatuh sakit dan tidak ada burung murai yang tidak menggunakan perawatan bisa bagus, dikarena kan murai batu jawara terlahir dari perawatan. Bagi anda pecinta burung yang ingin merawat burung murai dapat mengikuti tips berikut ini.

1.Mengembunkan burung atau di angin-anginkan

Proses mengembunkan biasanya dilakukan sebelum burung dimandikan tidak perlu lama-lama. Cukup 30 menit sehingga murai menjadi rileks dan tenang. Murai akan terkejut jika anda langsung memandikannya tanpa diangin-anginkan terlebih dahulu.

2.Memandikan burung

Setelah mengangin-anginkan burung mandikan burung agar kondisi burung tetap terjaga dan dapat kebal dari berbagai macam penyakit. Cara memandikannya gukana keramba, semprotan atau cepuk yang berisi dengan arit bersih. Jangan terlalu keras menyemprotnya dan jangan terlalu lama dimandikan.

3.Melihat kondisi sangkar

Burung sehat bergantung pada tempatnya yang bersih, rajinlah membersihkan kotoran dan menganti minuman yang ada didalam sangkar setiap hari.

4.Memberikan makanan tepat waktu.

Setelah dimandikan, waktunya memberi sarapan untuk burung jangan terlalu banyak memberi makanan, anda dapat memberikan jangkrik 5 ekor saja.
Memberikan jangkrik ada trik tersendiri. sebaiknya anda tidak langsung memberikan dengan tangan. Tetapi anda letakkan di tempat makanan burung. Fungsinya agar murai terus bergerak dan tidak manja.

5.Menjemur burung

Salah satu perawatan penting agar burung anda dapat membentuk kicau burung murai, pada saat burung dijemur sebaiknya murai tidak boleh melihat burung lainnya karena bisa menghilangkan fokus. Penjemuran dilakukan 1 jam dari pukul 07:00 – 10:00 pagi.

6.Anginkan kembali burung

Setelah menjemur burung, lakukan kembali angin-angin 10 menit saja.

7.Pemasteran burung

Waktu yang bagus untuk memasterkan burung adalah, pukul 10:00 pagi hingga 16:00 sore. Diwaktu tersebut, burung murai lebih mudah untuk menangkap suara master burung lakukan kira-kira 15 menit.

8.Amati karakter burung

Setiap burung murai memilki karakter tersendiri Sekali pun sama-sama jenis burung murai namun selera porsi makan yang dibutuhkan bisa berbeda. Untuk itu anda harus memahami karakter burung yang anda rawat sebelum memulai proses pemasteran.

9.Membuat lingkungan burung yang nyaman

Seperti halnya manusia, burung juga memiliki rasa stress, maka daari itu hendaknya anda menempatkan burung murai seperti dihabitatnya untuk membuatnya nyaman, memberikan beberapa ranting pada kandang burung anda, atau sering menggantungnya dipohon. Ini dapaat membantu burang murai cepat kerasan gacor.

10.Extra food lainnya

Berikan cacing satu minggu sekali sebanyak satu ekor, berikan kroto dua kali seminggu untuk burung murai anda dengan porsi masing-masing satu sendok. Anda dapat memberikan multivitamin seperti EBOD VIT tambahan dengan mencampurnya dengan air minum selama tiga kali seminggu untuk menjaga stamina burung murai anda.

Itulah cara merawat burung murai batu cepat gacor dan tidak mudah sakit, Yang perlu diingat saat anda merawat burung murai ini, terdapat tiga proses penting yang tidak boleh anda lewatkan, Ketiga proses tersebut adalah lakukan pengembunan, mandikan burung dan menjemur burung, serta memberikan burung multivitamin yang mencukupi, dengan begitu burung akan cepat gacor, kuat dan tidak mudah sakit.

Baca Disini >> Cara Merawat Burung Cucak Ijo Cepat Jinak Dan Gacor

Iklan